Dumai — Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin (IAITF) Dumai kembali mempercayakan kepemimpinan Pusat Pelayanan Terpadu (P2T) kepada Indah Zalina, M.E yang resmi dilantik sebagai Direktur P2T bersamaan dengan Pelantikan Pengurus IAITF Priode 2025-2030 Oleh Rektor IAITF Dr. Ahmad Roza'i Akbar, MH pada 3 Februari 2025. Pelantikan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis institusi dalam memperkuat tata kelola layanan akademik dan administrasi yang profesional, modern, dan berbasis mutu.
Prosesi pelantikan dilaksanakan dalam suasana khidmat dan dihadiri oleh pimpinan institut, dekan, kepala unit, dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan IAITF Dumai. Pelantikan ini sekaligus menegaskan komitmen institusi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan peran P2T sebagai pusat layanan terpadu yang responsif terhadap kebutuhan sivitas akademika.
Rektor IAITF Dumai dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberlanjutan kepemimpinan di lingkungan P2T diharapkan mampu memperkuat transformasi layanan yang lebih efektif, efisien, dan berbasis teknologi informasi. Menurutnya, P2T memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan akademik dan administrasi kepada mahasiswa, dosen, serta masyarakat.
Indah Zalina, M.E dinilai memiliki pengalaman dan kapasitas yang baik dalam pengelolaan layanan institusi, khususnya dalam penguatan sistem pelayanan terpadu dan pengembangan budaya mutu. Selama periode kepemimpinan sebelumnya, P2T IAITF Dumai terus menunjukkan perkembangan, terutama dalam pembenahan sistem administrasi, penguatan SOP layanan, serta pengembangan layanan digital secara bertahap.
Dalam kesempatan tersebut, Indah Zalina, M.E menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan P2T melalui penguatan sistem layanan berbasis digital, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penerapan layanan yang cepat, transparan, dan berorientasi pada kepuasan pengguna. “P2T harus menjadi pusat layanan yang tidak hanya cepat dan efektif, tetapi juga mampu memberikan pengalaman pelayanan yang baik, humanis, dan profesional bagi seluruh pengguna layanan,” ujarnya.
Pelantikan kembali Direktur P2T ini juga menjadi bagian dari penguatan implementasi nilai-nilai TAFIDU di lingkungan IAITF Dumai, khususnya nilai integritas, dedikasi, dan unggul dalam tata kelola layanan institusi.
Dengan kepemimpinan yang berkelanjutan dan dukungan seluruh sivitas akademika, P2T IAITF Dumai diharapkan mampu berkembang menjadi pusat pelayanan terpadu yang modern, inovatif, dan berdaya saing dalam mendukung transformasi tata kelola institusi ke depan.
